IN-ABC PROGRAM
Sekilas tentang UiTM Cawangan Pulau Pinang
Universitas Teknologi Mara Universiti Teknologi Mara (UiTM) adalah Universitas Komprehensif terbesar di Malysia yang menyediakan pendidikan inovatif dengan infrastruktur dan teknologi canggih yang dapat dijangkau di 34 kampus, 4 sekolah tinggi, 14 fakultas, dan 9 pusat akademik yang tersebar di seluruh negeri. UiTM menawarkan lebih dari 500 program akademik di tingkat Foundation, Pra-Diploma, Diploma, Sarjana, Master, dan PhD, serta Program Profesional. UiTM terus memperluas akses ke pendidikan tinggi, memainkan perannya dalam pembangunan bangsa dengan menggali potensi dan membentuk masa depan. Di antara daftar panjang penghargaan baru-baru ini, UiTM berada di posisi 587 dalam QS World University Rankings 2025, peringkat 98 dalam QS Asia University Rankings 2024, dan berada di peringkat 599 untuk QS World University Rankings: Sustainability 2024, peringkat 151 di Asia dan peringkat 13 di Malaysia.
Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama IN-ABC Program di UiTM Cawangan Pulau Pinang Malaysia, diantaranya:
Kegiatan International Colloqium
Kegiatan International Colloqium dilaksanakan dalam rangka untuk meningkatkan minat mahasiswa dalam menulis dan mempresentasikannya dalam forum internasional, sehingga dalam kegiatan IN-ABC Program kegiatan yang dilaksanakan salah satunya adalah International Colloqium. Dalam kegiatan International Colloqium ini, tentunya berkolaborasi bersama dengan mahasiswa Master In Business Administration UiTM Cawangan Pulau Pinang, Malaysia. Kegiatan dimulai dengan pembukaan dari Rektor UiTM Cawangan Pulau Pinang, Malaysia. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh perwakilan Mahasiswa MM FEB UNTAN guna pertukaran pengetahuan dan riset untuk kemudian dilaksanakan sesi tanya jawab oleh beberapa dosen di Master In Business Administration UiTM Cawangan Pulau Pinang.
Beberapa mahasiswa mempresentasikan karya tulisnya, hasil dari pembelajaran pada Program MM FEB UNTAN, sehingga topik-topik yang ditulis tentunya sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Terdapat beberapa mahasiswa dari kosentrasi baik pada kosentrasi SDM, Marketing dan Keuangan, yang memperesenatsikan tulisannya dalam internjational colloquium dalam kegiatan IN-ABC Program.
Visiting Industri
Kunjungan ke Haliza Industries Sdn Bhd, sebuah perusahaan makanan yang sukses menembus pasar internasional. Mahasiswa diperkenalkan dengan strategi bisnis, inovasi produk, hingga tantangan ekspor. Mereka juga belajar bagaimana perusahaan tersebut mengimplementasikan prinsip keberlanjutan dalam operasional.
Service Community
Kegiatan International Service Community membawa mahasiswa mengunjungi UMKM di Armenian Street, Pulau Pinang. Di sana, mereka melihat langsung praktik UMKM yang mampu beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi. Pembelajaran ini diharapkan menjadi inspirasi untuk pengembangan UMKM di Kalimantan Barat, yang memiliki potensi besar tetapi masih menghadapi tantangan bersaing di pasar global.
Kegiatan ini juga dapat diakses melalui laman
TRI-M PRACTICE KE – VIII
"Inovasi dan Kolaborasi dalam Membangun UMKM yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan di Kalimantan Barat"
Penyelenggaraan kegiatan Tri-M Practice 7 dilaksanakan di Gedung Konferensi Teater 2 Universitas Tanjungpura, yang terletak di Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78115. Gedung ini merupakan salah satu fasilitas penting di kampus universitas Tanjungpura. Karena tempatnya yang ideal, maka Gedung Konferensi Teater 2 pilihan untuk penyelenggaran kegiatan Tri-M Practice VIII selain ditunjang oleh lokasinya yang strategis juga memudahkan aksesibilitas bagi peserta dan tamu yang datang.
Pendampingan dalam kegiatan ini berfokus pada UMKM Makanan Olahan Khas Kalimantan Barat. Objek pendampingan ini melibatkan UMKM Makan olahan dalam berbagai aspek, termasuk manajemen, pemasaran, inovasi produk, kualitas, dan pengalaman pelanggan. Pendampingan dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing Makanan Olahan di Kalimantan Barat.
Informasi ini juda dapat dilihat pada laman pontianak.tribunnews.com
Sustainability Management Awards 7
Seminar Bisnis Seri ke 7 Program Studi Magister Manajemen FEB UNTAN yang dilaksanakan pada Tanggal 5 November 2022, dengan Terma “Transformasi Digital Menuju Bisnis UMKM Berbasis Kearifan Lokal yang Berkelanjutan”. Transformasi UMKM menjadi penting untuk mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan inklusif. UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian domestik, tercermin pada jumlah unit usaha yang banyak, penyerapan tenaga kerja yang tinggi, dan kontribusi yang besar terhadap PDB. UMKM juga memiliki ketahanan yang tinggi dalam menghadapi berbagai krisis sebelumnya, meskipun krisis Covid-19 saat ini memberikan tekanan yang luar biasa besar. Ketahanan UMKM yang tinggi tersebut selama ini berperan sebagai bantalan perekonomian karena kemampuannya untuk bertahan pada periode tekanan dan dapat tumbuh kembali lebih cepat dan tinggi pasca tekanan.
Seminar Bisnis Seri ke 7 kali ini menghadirkan beberapa pembicara diantaranya Dr. Eng. Hary Budiarto M.Kom, IPM (Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika), Agus Chusaini (Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat), dan Dr. Tri Utomo Wiganarto, MBA, MNLP (CEO Kobe Global Internasional Medical Equipment Company). Para narasumber tersebut menyampaikan dan mendiskusikan berbagai kebijakan, masukan, dan saran serta pengalaman dalam transformasi digital UMKM berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.
Kegiatan Seminar Bisnis, dilaksanakan dalam dua sesi kegiatan yaitu sesi pertamaberupa seminar yang disampaikan oleh para pemateri yang tersebut diatas diikutisekitar 398 peserta yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia dan sesi ke dua seminar Call Paperyang mempresentasikan sebanyak 88 makalah yang diikuti dari berbagai perguruantinggidan lembaga lainnya, diantaranya Universitas Tanjungpura Pontianak, Universitas Indonesia, Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan, Institut Teknologi dan Bisnis SabdaSetia, Universitas Sebelas Maret, Politeknik Negeri Jakarta, STIE Pembangunan Tanjungpinang, Universitas Diponegoro, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Lampung, Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Riau Kepulauan, Universitas Pendidikan Ganesha dan UniversitasTrisakti.
Pada kesempatan ini, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihakatasterlaksananya kegiatan Seminar Nasional. Secara khusus kami sampaikan terimakasih kepada Rektor Universitas Tanjungpura, Bapak Prof. Dr. H. Garuda Wiko, S.H., M.Si., FCBArb, Dekan FEB, Ibu Dr. Barkah S.E., M.Si. para reviewer, para moderator dan seluruh panitia inti Seminar Bisnis atas semua kerja kerasnya sehingga terlaksana kegiatan ini secara baik dan lancar.
Seminar Bisnis Seri ke 7 ini dapat terlaksana berkat kerjasama antara Program Studi Magister Manajemen FEB UNTAN dengan Para Mahasiswa Angkatan 47 Kelas B1
Sustainability Management Awards 8
Sustainability business atau dikenal juga dengan istilah green business dapat diartikan sebagian suatu bisnis yang dalam pergerakan bisnisnya meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat, baik pada masyarakat lokal ataupun masyarakat global. Dalam mengelola bisnis yang berkelanjutan diperlukan pengelola yang memiliki talent management, karena ketika organisasi mengharapkan bisnis berjalan dengan aman dalam waktu long term hal ini harus diketahui dan disadari oleh pemilik, pengurus, pengelola UMKM dengan cara memberikan pengetahuan kepada masyarakat, diharapkan adanya perubahan pola pengetahuan dan peningkatan kesadaran masyarakat khususnya para pelaku ekonomi sektor usaha kecil untuk memperbaiki manajemen sumber daya manusia dalam menempatkan talent management sebagai salah satu indikator manusia dalam pengengelolaan keberlanjutan bisnis.
Ada lima dimensi yang perlu dipertimbangkan dalam perubahan, yaitu (Dess & Lumpkin, 2003) meliputi, pertama otonomi/autonomy, yaitu kebebasan para pelaku usaha baik secara individu atau kelompok dalam menentukan usahanya. Ke dua, invasi/innovativeness, yaitu berdasarkan pengalaman yang dimiliki untuk dikembangkan menuju kemampuannya menangkap peluang bisnis. Ke tiga, proaktif/proactive, yaitu kemampuan melihat peluang untuk antisipasi permintaan pasar. Ke empat, yaitu kemampuan berasing/competitive aggressiveness, kemampuan terus melakukan peningkatan potensi untuk tetap menjaga bahkan meningkatkan kemampuan bersaing. Ke lima, yaitu keberanian mengambil risiko/risk taking, kemampuan para pelaku UMKM untuk mengambil risiko yang dihadapi dalam usaha yang mengacu pada konsep pembangunan yang berkelanjutan.
Keberhasilan suatu organisasi atau usaha disebabkan kemampuannya dalam menghadapi persaingan, tingginya persaingan antar pengusaha sejenis menuntut untuk terus melakukan inovasi baik dari peningkatan potensi diri para pelaku usaha, juga yang tidak kalah pentingya yaitu kemampuan mengembangkan potensi unik yang menyebabkan produk yang ditawarkan mempunyai kekhasannya dibandingkan dengan produk sejenis. Kesadaran konsumen akan produk-produk ramah lingkungan, merupakan peluang bagi para pengusaha khususnya para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), untuk terus menyediakan kebutuhannya. Produk ramah lingkungan, justru berasal dari bahan-bahan alami. Bahan-bahan ini di Indonesia sangat melimpah, tinggal dikembangkan kualitasnya baik mutu, design, kemasan serta harga bersaing.
Kemampuan para UMKM dalam melakukan lima dimensi dasar yaitu otonomi, inovasi (mulai dari bahan, proses dan design produk dan kemasan, serta distribusi), proaktif, kemampuan berkompetisi secara agresif, serta keberanian mengambil risiko. Tuntutan usaha mengacu pada produk ramah lingkungan, jika disikapi dengan positif justru menjadi peluang, karena mulai dari bahan sampai dengan proses semua itu telah melimpah ada di lingkungan usaha. Hasilnya justru menjadi unik dan tidak mudah disamai, didukung oleh keterlibatan pemerintah bisa menjadi daya saing keunggulan UMKM Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini untuk mendorong para pelaku UMKM untuk melakukan bisnis yang berkelanjutan lebih ramah lingkungan. Kerusakan lingkungan yang berimbas pada ketersedian SDA sebagai bahan baku produk dapat menurunkan pendapatan perusahaan. Perusahaan harus dapat menggunakan SDA dengan efisien yang memastikan ketersediaan SDA untuk generasi selanjutnya dan mengolah limbah dengan efektif agar lingkungan sekitar tidak tercemar.
Kegiatan SM Award ke VIII Program Studi Magister Manajemen dengan tema UMKM juga berperan penting di tengah masyarakat dalam menghadapi berbagai macam goncangan krisis ekonomi. Untuk itu Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tanjungpura melalui program Kuliah Kerja Lapangan, berupaya membantu memajukan UMKM yangada di Kalimantan Barat melalui penyelenggaraan kegiatan lomba Sustainability Management Award dengan tema “Perkembangan Ekonomi Digital dalam Meningkatkan Bisnis UMKM di Kalimantan Barat”. Kegiatan KKL ini dilaksanakan di Gedung Teater II pada tanggal 25 Oktober 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para pelaku UMKM agar dapat melakukan bisnis yang berkelanjutan dalam pengembangan UMKM. Kegiatan Sustainability Management Award adalah pemberian apresiasi kepada UMKM di Kalimantan Barat yang telah melaksanakan sustainability management dengan sistem terbaik. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi pelaku UMKM untuk menjadi lebih maju serta terus mengembangkan sustainability management. Sustainibility Management Award VIII dengan tema “Inovasi dan Kolaborasi Dalam Membangun UMKM Yang Berdaya
Saing & Berkelanjutan Di Kalimantan Barat” dengan tujuan untuk memberikan informasi dan motivasi kepada pegiat UMKM dalam meningkatkan daya saing dalam pengembangan bisnisnya.
Inovasi & Kolaborasi Dalam Membangun UMKM Yang Berdaya Saing & Berkelanjutan
Kegiatan Management Business Innovation Conference (MBIC) Tahun 2025 dan Call for Paper diselenggarakan secara offline dan online. Untuk offline bertempat di Gedung Konferensi Untan Ruang Teater I Universitas Tangjungpura Pontianak dan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting.
Management Business Innovation Conference (MBIC) Tahun 2025 dan Call For Paper merupakan bagian dari Program Pendidikan Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak. Mengusung tema “Inovasi & Kolaborasi Dalam Membangun UMKM Yang Berdaya Saing & Berkelanjutan”. dengan menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai latar belakang pendidikan dan keahilian, diantaranya Maman Abdurrahman (Menteri UMKM RI), Abidin Abdul Haris (Bank Indonesia), Rahmat Mulyono (DJ Perbendaharaan Kalimantan Barat), dan Hasya Dini Alamsyah Puteri (UMKM Serundeng Tiga Dare).
Adapun kegiatan Call for Paper yang merupakan wadah bagi peneliti atau penulis untuk mempublikasikan hasil penelitian mereka dipresentasikan secara online melalui Zoom Meeting. Hal ini memberikan kesempatan bagi peneliti atau penulis dalam menyumbangkan ide atau gagasan melalui artikel penelitian. Hasil penelitian tersebut akan dipublikasikan dan dibukukan dalam Prosiding Nasional ber-ISBN. Kegiatan diselenggarakan pada ; Hari sabtu, 6 Desember 2025.
MANAGEMENT BUSINESS INNOVATION CONFERENCE 2023
Dalam rangka Penguatan Produk Unggulan dan Ekosistem Bisnis UMKM Berorientasi Ekspor, Mahasiswa Pascasarjana pada Program Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis telah melakukan Conference yang dilaksanakan pada Sabtu, 8 Juli 2023 yang dihadiri oleh berbagai kalangan dan berbagai nara sumber dari berbagai praktisi diantaranya adalah:
- Ir. Marolop Nainggolan, MA, yang merupakan Direktur Pengembangan Pasar & Informasi Ekspor Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdanganan RI.
- Dr. Syarif Kamaruzzaman, M.Si, merupakan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Prov. Kalimantan Barat.
- Bapak Rudy Santyoso, Merupakan Praktisi dari Perusahaan Ekspor Kalimantan Barat
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Rektor Universitas Tanjungpura Bapak Prof.Dr. Garuda WIko, S.H., M.Si dan dimoderatori oleh Ibu Ketua Program Studi Magister Manajemen FEB Untan Ibu Dr. Nurafifah, S.E., M.Si
Kegiatan MBIC (Management Business Innovation Conference 2023) juga sekaligus menjadi ajang “Call Of Paper” yang dikemas dalam 4 konsentrasi yakni (1) Manajemen Sumber Daya Manusia khususnya UMKM; (2) Manajemen Pemasaran fokus pada Kemitraan; (3) Manajemen Keuangan yang berfokus pada kegiatan ekspor; (4) dan Manajemen Strategik yang berfokus pada Penguatan Produk Unggulan,
Paper yang terbaik memiliki kesempatan untuk diterbitkan pada Proceeding yang berISBN dan untuk jurnal yang terseleksi akan mendapatkan kesempatan dipublikasikan pada Equator Journal Of Management anda Enterprneurship (EJME), Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura.
